BREAKTHROUGH START INTERNALLY — YOU'RE ONE YES AWAY FROM CLARITY — YOU'RE ONE YES AWAY FROM WINNING — YOU'RE ONE YES AWAY TO UPLEVEL

toddler's standing in front of beige concrete stair

Apa yang akan terjadi jika kamu akhirnya percayakan pada Tuhan sepenuhnya?

7 hari transformasi yang membawa kamu MENGALAMI PERUBAHAN HIDUP ketika bisa melepaskan kendali KEMBALI kepada-Nya.

7 HARI PEMBELAJARAN

49 MATERI

10 HARI DURASI PENGERJAAN

CUKUP 15-40 MENIT PERHARI

dan rasakan transformasi setelah mengerti artinya "percaya"

Kamu sudah berdoa, ibadah, bahkan melayani...tapi kenapa tetap ada yang kosong didalam hati?

Kamu merasa relate dengan ini?

👉🏻 Kamu percaya Tuhan, tapi diam-diam kamu masih genggam pena untuk menulis jalan ceritamu sendiri.

👉🏻 Kamu taat…tapi hanya saat itu terasa aman, jelas, atau nyaman.

👉🏻 Kamu rindu hubungan yang dalam sama Tuhan, tapi sulit melepaskan hal-hal yang justru menghalanginya.

👉🏻 Kamu lelah…karena terus mencoba mengatur semuanya sendirian.

👉🏻 Kamu takut… kalau kamu benar-benar menyerahkan semuanya, hidupmu akan hancur berantakan.

👉🏻 Kamu tahu kamu ingin ikut Tuhan sepenuhnya, tapi kamu bingung harus mulai dari mana.

Kalau semua ini terdengar familiar… kamu tidak sendiri. Masalahnya bukan di usahamu. Masalahnya di peganganmu yang terlalu erat. Yuk, kita selesaikan masalah ini bersama-sama

APA ITU

"When Heaven Met Me"?

When Heaven Met Me adalah workbook 7 hari yang bantu kamu ngalamin damai Tuhan lebih dalam dari 3 tahun ikut self-help, karena ini bukan soal “lebih rajin”, tapi tentang melepas kendali yang diam-diam masih kamu genggam. Di dalamnya, kamu akan menemukan pertanyaan refleksi yang kelihatannya sederhana, tapi bisa ngubah cara kamu denger suara Tuhan, ngerespon momen “diantara”, dan berhenti cari validasi dari hasil. Ini bukan teori, ini pengalaman nyata yang bikin banyak orang bilang: “Baru kali ini berserah terasa nyata dan nggak kosong.”

Di setiap harinya, kamu tidak hanya diarahkan untuk menulis jurnal. Tapi kamu dipandu langkah demi langkah untuk benar-benar menyelami isi hatimu dan mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan.

Kamu akan diajak merenungkan hal-hal yang sering kamu anggap “biasa” seperti momen menunggu, kebingungan arah hidup, atau rasa stuck yang kamu pendam sendiri. Setiap pertanyaan refleksi dibuat untuk menolongmu berhenti mengandalkan logika dan mulai percaya dari hati. Bahkan kalau kamu bingung harus mulai dari mana, kamu tidak akan sendirian. Ada feedback jawaban, ada panduan doa, dan ada ruang aman untuk kamu jujur seutuhnya.

Kalau kamu sudah lelah mencoba sendiri dan haus akan perjumpaan yang nyata dengan Tuhan, When Heaven Met Me bisa jadi titik di mana semuanya mulai berubah.

When Heaven Met Me adalah Momen Perjumpaan

Sebelum aku benar-benar ngerti apa itu berserah, aku pikir aku sudah melakukan semuanya dengan benar.

Aku baca Firman. Aku doa. Aku bahkan bilang, “Tuhan, aku percaya Kau tahu yang terbaik.”

Tapi jauh di dalam hati, aku masih mau pegang kendali.

Aku taat… tapi hanya di hal-hal yang nyaman.

Aku percaya waktu Tuhan… sampai rasanya Dia terlambat.

Aku ikut Tuhan… tapi masih pegang rencana sendiri erat-erat.

Taat rasanya kayak tekanan, bukan damai. Dan setiap kali Tuhan minta aku lepaskan sesuatu, takutku lebih nyaring dari imanku. Sampai akhirnya aku lelah...capek pura-pura berserah padahal sebenarnya masih mengatur semuanya sendiri.

Dan di titik itulah… Heaven Met Me.

Bukan dalam momen dramatis. Tapi di ruang tenang itu, saat aku akhirnya bilang, “Iya Tuhan. Aku mau berserah, bahkan saat aku belum paham.”

Dan satu “iya” itu… mengubah segalanya.

WORKBOOK INI DICIPTAKAN UNTUK MOMEN ITU

  • Berserah atas apa yang terasa berat sehingga kamu bisa berjalan dalam damai.

  • Taat akan hal-hal kecil sehingga Tuhan akan percayakan kamu dengan hal-hal yang besar.

  • Memperdalam hubungan kamu dengan Tuhan & memahami siapa Dia sebenarnya lewat prosesmu.

  • Menyelaraskan cara pandangmu dengan Heaven's perspective sehingga kamu bisa mendengar-Nya lebih jelas, berjalan dengan tegas, dan hidup dalam kebebasan atas rasa takut.

    Karena ketaatan bukan sekedar tekanan. Ini tentang menempatkan diri. Ketika kamu taat, Dia bekerja. Ketika kamu berserah, Dia memimpin. Ketika kamu percaya, Dia menyediakan.

black blue and yellow textile

Tuhan menunggu. Tapi apakah kamu siap untuk BERSERAH PADA-NYA?

Lihat apa yang sedang ini kamu jalani, dan apa yang seharusnya bisa kamu lakukan sekarang:

Inilah artinya bagi kamu...

Begitu kamu mulai perjalanan 7 hari dengan When Heaven Met Me, kamu akan berhenti mencoba mengontrol segalanya pakai kekuatan sendiri, sambil diam-diam bertanya kenapa hatimu tetap terasa berat.

🚫 Bilang kamu percaya Tuhan, tapi diam-diam masih bersiap untuk kecewa

🚫 Tidak pernah mengalami perjumpaan pribadi dengan Tuhan

🚫 Berusaha dengar suara Tuhan, tapi merasa langit tetap diam

🚫 Melakukan semuanya “dengan benar”, tapi masih merasa stuck

🚫 Terus membuktikan diri, sambil menutupi kelelahan yang sebenarnya

🚫 Pegang erat semuanya, karena melepaskan terasa terlalu riskan

Kamu tidak diciptakan untuk memikul semua sendirian

Kamu diciptakan untuk berjalan bersama Tuhan, dengan berserah penuh, dikenal sepenuhnya, dan dipimpin sepenuhnya. Dan ketika kamu mulai hidup dengan itu, semuanya mulai berubah. Kamu akan mulai merasakan…

✅ Damai yang gak tergantung situasi

✅ Bisa bernapas lega saat kamu berhenti kontrol segalanya

✅ Suara Tuhan yang makin jelas, bahkan di tengah penantian

✅ Berhenti overthinking "gimana kalau..." dan mulai bilang "oke Tuhan, aku percaya"

✅ Merasakan bagaimana rasanya ketika kamu "berserah sepenuhnya" pada Tuhan

✅ Yakin dengan identitasmu di rencana Tuhan, meskipun jalurnya gak sesuai rencana kamu

Transformasi Yang Dibawa Jurnal Ini Untuk Kamu:

Dari Kebingungan → ke Kejelasan

Dari Kontrol → ke Berserah

Dari Tekanan → ke Hubungan yang Nyata

Dari Penundaan → ke Penyelarasan

Dari Menunggu Tuhan → ke Menunggu Bersama Dia

Dari Self-serving → ke Ketaatan

Apa Yang Kamu Dapatkan dari When Heaven Met Me

  • 7 Hari Renungan Devosi yang Membimbing Perspektifmu – Karena kamu lelah atas kebingungan dan kamu ingin mendengar Tuhan lebih jelas

  • 7 Hari Prompt Jurnal yang Bisa Langsung Kamu Isi – Ini bakal jadi ruang buat kamu cerita apa yang menahan kamu untuk fokus pada-Nya

  • 7 Hari Meditasi Firman – Dalam bahasa Inggris & Indonesia. DIbuat untuk hari-hari dimana kamu sulit mencari firman, tapi hatimu haus mendengar kebenaran

  • 7 Hari Panduan Doa yang Beneran Menyentuh Hati – Ga ada lagi harapan yang samar, ini doa yang bisa mengubah semangatmu

  • Bonus: Panduan Strategi & Dorongan – Karena terobosan tanpa arah hanya akan menjadi puncak ambisi yang lain. Kamu akan diberikan panduan untuk membangun persistensi diakhir sesi ini.

Normalnya ini berharga 399K.... tapi hari ini cuma 179K aja

Karena terobosan sejati seharusnya tidak menguras kantong.

Semua alat yang kamu butuhkan untuk berserah, percaya, dan bertransformasi dalam Tuhan hanya kurang dari jajan kopi mingguanmu

  • 7 Hari Jurnal Devosi (seharga Rp80K) - Renungan harian berbasis Firman yang membantu kamu berserah, taat, dan menyelaraskan diri kembali

  • 7 Hari Seri Audio Meditasi Firman – (seharga Rp80K) - Meditasi ayat-ayat Alkitab yang untuk membimbing pola pikir kamu setiap hari, seperti spiritual mentormu

  • 7 Hari Audio Panduan Doa – (seharga Rp80K) - Sampaikan kebenaran Tuhan atas hidupmu bahkan ketika kamu tidak tahu apa yang harus didoakan

  • Prompt Jurnal Harian Untuk Diisi Langsung – (seharga Rp80K) - Pertanyaan yang membangun kejelasan dan mengatasi kebingungan. Tidak perlu buku apa pun, cukup isi langsung

  • Bonus: Panduan Strategi + Dorongan – (seharga Rp79K) - Rayakan apa yang sedang Tuhan lakukan dan rencanakan komitmen kamu berikutnya

Nilai Total: Rp 479K

Tapi hari ini, kamu bisa dapatkan semua cukup dengan Rp179K

KENALAN SAMA AYA

PEMANDU KAMU DISINI

Aya adalah suara transformasional bagi generasi, pemimpin, dan pencari yang digerakkan oleh iman yang siap berhenti tampil untuk mendapatkan pengakuan dunia dan mulai bermitra dengan Tuhan untuk panggilan sejati mereka. Sebagai pendiri The Uplevel dan kreator konten viral yang telah menjangkau jutaan orang di YouTube dan TikTok, Aya berbicara kepada mereka yang berani, yang kelelahan dengan standar validasi, dan yang siap.

Dengan latar belakang dalam dunia pengembangan diri, kepemimpinan, dan mindset work yang didukung oleh neuroscience. Aya memadukan kebenaran kerajaan dengan penerapan kehidupan nyata — tidak hanya untuk menginspirasi, tetapi juga untuk mengaktifkan.

Dia tidak ada di sini untuk memberi kamu langkah-langkah untuk diikuti, dia ada di sini untuk membantu kamu menyerahkan pena sehingga Tuhan dapat menulis ulang kisah kamu.

Dikenal karena kejujurannya yang apa adanya, kebijaksanaan yang jelas, dan wawasan profetiknya, Aya telah membimbing ribuan orang untuk mengalami keselarasan, membantu mereka melepaskan kendali, merangkul kepatuhan, dan bertransformasi dari dalam ke luar.

Melalui ajaran, workshop, dan komunitasnya, Aya telah menjadi katalisator bagi perubahan hati yang nyata bagi mereka yang lelah melakukan sesuatu dengan cara mereka sendiri dan siap melakukannya dengan cara Tuhan, sepenuhnya dan tanpa rasa takut.

Tuhan tidak pernah minta kamu untuk mengendalikan MASA DEPAN.

Dia hanya ingin kamu untuk percaya pada-Nya dalam prosesmu.

Kamu tidak perlu memaksakan terobosan mukjizat.

Kamu hanya perlu mengambil langkah setia berikutnya.

Lepaskan kendali.

Andalkan percaya.

And let Heaven meet you.

Kenapa coursenya berbayar?

Aku ingat banget waktu awal-awal aku bikin coaching dan program. Semuanya aku bagikan gratis karena aku pikir yang penting orang dapat manfaatnya.

Tapi ternyata pengalaman itu justru bikin aku belajar sesuatu. Banyak orang yang daftar tapi tidak selesai, tidak commit, bahkan lupa kalau mereka pernah ikut. Dan aku sadar, bukan karena mereka tidak mau berubah, tapi karena mereka tidak “bayar harga” untuk prosesnya. Aku percaya kalau transformasi selalu ada harganya. Bayar harga ini bukan cuma soal uang, tapi soal komitmen. Dan sering kali, ketika kita berani invest sesuatu yang berharga seperti waktu, tenaga, dan uang, kita jadi lebih serius, lebih fokus, dan lebih siap menerima perubahan.

Itulah kenapa programku dirancang dengan serius supaya kamu bisa menemukan arah hidupmu, peka dengan suara Tuhan, dan hidup selaras dengan rencana-Nya. Aku tidak mau kamu hanya ikut-ikutan. Aku mau kamu ngalamin hidup yang benar-benar diubahkan.

Harga yang kamu bayar di sini adalah simbol dari itu. Simbol keseriusanmu. Ini harga yang kamu bayar untuk transformasi hidupmu sendiri. Investasi finansial adalah langkah kecil menuju komitmen terhadap pertumbuhan pribadimu.

Spiritual Growth =

Your Best Investment

Program-program ini bukan cuma tentang menambah informasi, tapi tentang transformasi nyata dalam hidupmu. Salah satu prinsip yang dipegang oleh orang-orang yang bertumbuh dan berhasil adalah investasi pada diri sendiri.

Kalau kamu mau berkembang di pendidikan, kamu ikut kursus. Kalau kamu mau sehat, kamu bayar gym atau beli makanan sehat. Pertumbuhan rohani juga sama. Ketika kamu berani “menabur” dalam perjalanan imanmu, kamu sedang memposisikan diri untuk mengalami terobosan yang lebih besar, kejelasan dalam arah hidup, dan hikmat untuk melangkah sesuai panggilan Tuhan.

Aku merancang semua materi ini supaya kamu bisa menghemat bertahun-tahun kebingungan dan trial-error. Semuanya praktis, aplikatif, dan siap dipakai sehingga kamu bisa langsung melihat perubahan dalam hubunganmu dengan Kristus. Tuhan rindu kita berinvestasi dalam hikmat, pengertian, dan pertumbuhan rohani kita, karena apa yang kita investasikan, di situlah hati kita akan melekat.

Kalau kamu siap berhenti hidup biasa saja dan mulai hidup dalam kejelasan & kedekatan sama Tuhan, ini waktunya. Akses sekarang dan jadikan langkah ini komitmenmu untuk benar-benar bertumbuh!

Renewing Your Mind About Growth

Salah satu halangan terbesar dalam bertumbuh bersama Tuhan adalah mindset kekurangan (takut kekurangan, takut salah langkah, atau merasa “aku belum siap berinvestasi untuk rohaniku”). Tapi pola pikir ini sering bikin kita stuck di tempat yang sama, tahun demi tahun. Alkitab penuh dengan cerita tentang bagaimana langkah iman yang kecil membuka pintu berkat yang besar.

Yohanes 6:9-11 — Seorang anak kecil memberi lima roti dan dua ikan, dan Yesus melipatgandakannya untuk memberi makan ribuan orang.

1 Raja-Raja 17:12-16 — Janda di Sarfat memberi makanan terakhirnya kepada Elia, dan persediaannya tidak habis-habis.

Galatia 6:7 — “Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”

Bukan karena Tuhan butuh sesuatu dari kita, tapi karena setiap kali kita melangkah, hati kita berubah. Kita belajar percaya. Kita belajar menyerahkan. Dan di situlah Tuhan bekerja membentuk kita. Setiap kali aku melihat orang yang benar-benar commit dengan perjalanan ini, aku melihat hal yang sama terjadi: mereka menemukan kejelasan, mereka merasa lebih dekat dengan Tuhan, dan banyak dari mereka mengalami jawaban doa yang mereka nantikan lama. Pertumbuhan selalu dimulai dengan keputusan: “Aku tidak mau hidup seperti ini lagi. Aku siap dibentuk". Langkah kecil itu adalah cara sederhana untuk berkata kepada Tuhan:

“Aku serius, aku siap dibawa lebih dalam.”

brown textile in close up image

Kalau kamu terkendala biaya untuk mengakses ini

Aku paham kalau kondisi keuangan bisa jadi tantangan. Aku tidak ingin uang jadi alasan seseorang ketinggalan dari apa yang Tuhan panggil untuk mereka lakukan. Kalau kamu benar-benar merasa Tuhan menuntunmu untuk ikut program ini, tapi kondisimu sekarang belum memungkinkan secara finansial, DM aku di instagram (dearayaaofficial), screenshot bagian ini, dan aku akan kasih akses secara gratis. Perjalanan ini tentang transformasi, bukan sekadar transaksi. Kerinduan hatiku adalah supaya setiap orang yang benar-benar lapar akan Tuhan punya kesempatan untuk ngalamin perubahan hidup ini.

Dengan mencoba workbook ini, kamu tidak akan kehilangan apa pun, kecuali beban yang seharusnya tidak lagi kamu pikul

Apa yang kamu serahkan, Tuhan ubah. Apa yang kamu taati, Dia gandakan.

Pertanyaan yang sering diajukan

Saya pernah melakukan renungan devosi sebelumnya. Apa bedanya?

Ini bukan sekadar renungan penyemangat. When Heaven Met Me adalah renungan spiritual 7 hari yang dirancang untuk menuntun kamu melalui penyerahan diri, ketaatan, dan keintiman dengan Tuhan. Renungan ini menyentuh momen-momen nyata dan sulit, ketika kamu merasa stuck, berjuang dalam ambisi, atau tidak yakin. Renungan ini akan mengajak kamu untuk berhenti bertindak sendiri dan mulai bersekutu dengan hadirat Tuhan.

Tidak. Buku kerja ini dibuat untuk momen-momen peralihan dan momen “diantara”. Untuk orang-orang yang mencintai Tuhan, tetapi merasa jauh... yang mencoba taat, tetapi bergumul dengan kendali... yang menginginkan perubahan, tetapi tidak tahu harus mulai dari mana. Kamu tidak butuh kesempurnaan. Kamu hanya butuh kemauan.

Apakah ini sepadan meskipun hanya 7 hari?

Tentu saja. Ini bukan tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan, tetapi seberapa dalam kamu bersedia menyelaminya. Hanya dalam 7 hari, kamu akan merasakan kejernihan, kedamaian, dan keintiman yang diperbarui dengan Tuhan. Selain itu, kamu akan mendapatkan panduan doa, refleksi audio, dan panduan menulis jurnal, untuk membantu kamu refleksi secara efisien.

Bagaimana jika perubahan tidak terjadi dalam 10 hari?

Ini bukan perbaikan ajaib. Ini undangan.

When Heaven Met Me adalah tentang penyerahan diri, bukan kecepatan. Beberapa terobosan terasa seperti sambaran petir. Yang lain terasa seperti bisikan. Namun, keduanya suci. Sering kali, transformasi sudah terjadi, kita hanya tidak melihatnya karena kita memperhatikan tanda-tanda yang salah. Kita melacak kemajuan berdasarkan kenyamanan, kejelasan, atau kendali… Alih-alih mendengarkan suara Tuhan yang tenang, yang mendorong kita untuk taat.

Jadi, jika kamu merasa "tidak ada yang terjadi," perhatikan perubahan halus berikut:

- Apakah kamu lebih cepat menyerah daripada sebelumnya?

- Apakah hatimu lebih lembut, meskipun situasimu belum berubah?

- Apakah kamu lebih jujur ​​dalam berdoa? Lebih bersedia untuk taat?

Ini bukan hal-hal kecil. Ini adalah tanda-tanda kehidupan yang sedang diselaraskan kembali dengan Surga. KETAATAN LEBIH MENYENANGKAN TUHAN DARIPADA AMBISI. Perubahan selalu berlangsung. Jangan terburu-buru. Tetaplah bersama-Nya.

Apakah saya perlu menjadi super spiritual atau konsisten untuk mendapatkan manfaat dari ini?

brown textile in close up image
Navigasi

Dear Aya

Dear Aya adalah seorang leader, entrepreneur, speaker, author, mentor, dan strategist yang membantu setiap orang untuk hidup dengan tujuan dan identitas yang jelas. Karyanya menghubungkan cara kerja otak (neuroscience), penataan ulang pola pikir, dan identitas diri di dalam Tuhan. Ia membimbing kamu untuk keluar dari rasa tidak selaras dalam hidup dan mulai bertumbuh dengan otoritas batin, ketenangan, serta tanggung jawab penuh di setiap langkah yang kamu ambil.

ACTS 20:24 © 2026 Dear Aya. All Rights Reserved.

ID

GLOBAL